7 Jenis Digital Marketing untuk Tingkatkan Laba Usaha

Bisnis bukan ranah yang mudah untuk dilakukan oleh setiap orang. Banyak dari pebisnis yang mesti menghadapi berbagai tantangan tak terprediksi. Tidak hanya itu, para pebisnis juga diharuskan kreatif serta inovatif guna memaksimalkan peluang keuntungan perusahaan. Kenyataan tersebut kian nyata dengan hadirnya berbagai perusahaan raksasa dunia. Mereka yang tidak mampu mengenali perubahan, bisa dipastikan akan hilang dari persaingan bisnis. Hal itu yang terjadi kepada perusahaan Nokia. Salah satu perusahaan gadget kenamaan yang pernah menguasai pasar global. Namun ketenarannya runtuh seketika, ketika produk gadget canggih mulai bermunculan.

Anehnya lagi, Nokia tidak mampu bangkit dengan produk barunya. Sekarang, Iphone menjadi gadget unggulan diberbagai negara. Bahkan konsep perusahaan ini semakin ekiss, sebab mereka kerap menambahkan fitur terbaik dalam smartphone. Tidak heran, jika produk terbaru Iphone selalu ditunggu oleh konsumen potensialnya. Saking populer, konsumen tidak lagi memperdulikan harga tinggi untuk satu produk gadget canggih itu. Nah, level ini yang membuat perusahaan bertahan di era modern. Kejadian serupa terjadi diberbagai bisnis sebab sekarang, konsep usaha sendiri mengalami banyak perubahan. Pebisnis tidak lagi fokus pada modal karena alur bisnis menjadi ringkas oleh hadirnyanya kecanggihan teknologi.

Dari sinilah, digital marketing mulai digaungkan dan digunakan oleh hampir semua perusahaan di dunia. Bayangkan saja, siapa yang tidak mau penguasai pasar global tanpa mengeluarkan anggaran besar? penawaran itu sangat menarik, sehingga membuat pebisnis gila-gilaan memaksimalkan peluang pemasaran digital. Tidak berhenti disini, Anda juga bisa menggunakan digital marketing agency untuk membantu perencanaan pemasaran yang sesuai dengan kriteria konsumen. Pada akhirnya, Anda bisa benar-benar menerapkan teori bisnis yang diajarkan, yaitu mengeluarkan modal sedikit untuk mendapat keuntungan super tinggi.

Jenis Digital Marketing yang Dioptimalkan

Seperti yang sudah diketahui, pemasaran bukan sekedar proses penjual barang kepada konsumen. Pemasaran mempunyai detail dan aspek yang lebih kompleks dari penjualan. Disini, seorang pebisnis perlu menyediakan tim marketing untuk fokus pada peraihan tujuan perusahaan. Dari sekain banyak proses pemasaran yang wajib dilakukan, perusahaan mesti siap dengan anggaran yang tinggi. Semua anggaran akan dibagi menjadi beberapa detail yang dibutuhkan. Mulai dari hasil riset konsumen, lokasi pemasaran, sampai dengan produk yang diperlukan oleh konsumen potensial. Ketika riset ini dilakukan secara langsung di lapangan, perusahaan benar-benar membutuhkan waktu lama untuk mendapat hasil efektifnya.

Selain itu, riset langsung akan membawa perusahaan pada beberapa ketidak pastian. Misalnya saja, kesalahan hasil riset karena kekeliruan data konsumen. Kesalahan ini secara otomatis, berdampak pada hasil akhir riset pemasaran yang dilakukan. Sedangkan bagi pebisnis yang ingin menggunakan strategi digital marketing, Anda mesti menyiapkan mental persaingan. Pasalnya, taktik ini tidak dilakukan oleh satu perusahaan. Melainkan, hampir semua perusahaan raksasa di dunia menggunakan strategi serupa. Artinya, pebisnis mempunyai kompetitor lebih banyak dari pada yang dibayangkan. Tidak hanya itu, digital marketing juga menuntut setiap pebisnis untuk tumbuh kreatif. Setidaknya, Anda pandai membaca situasi pasar.

Buat skema besar tentang konsumen potensial yang akan dicapai. Konsumen jenis inilah yang akan menjadi pelanggan setia, dan tidak memperdulikan tingginya harga yang perusahaan tawarkan. Secara langsung, pebisnis bisa mengatakan bahwa pelanggan adalah bentuk investasi perusahaan yang wajib dijaga. Mereka adalah pelanggan yang bisa dipastikan membeli setiap produk yang ditawarkan. Selain itu, banyak dari konsumen potensial yang telah memberikan kepercayaannya kepada satu produk. Setelah paham dengan standar dari digital marketing, berikutnya perusahaan perlu menentukan jenis pemasaran digital yang akan dijalankan. Langsung saja, berikut penjelasan mengenai hal tersebut:

  1. Content marketing

Pertama, Anda akan mengenal konten marketing. Seperti namanya, jenis pemasaran satu ini fokus pada optimalisasi konten informatif yang diberikan kepada pelanggan. Konten pemasaran sendiri, bisa Anda gunakan untuk memaksimalkan sosial media maupun website. Kedua media itu menjadi sangat dekat dengan pemasaran digital, sebab rujukan utama dari strategi tersebut adalah membuat konsumen paham akan produk yang ditawarkan. Anda dapat merundingkan tema yang ingin ditonjolkan dalam website. Setelah itu, menyesuaikan konten yang diperlukan. Perlu diketahui, bahwa konten sangat penting sehingga pebisnis diharuskan untuk mengupdate informasi setiap harinya. Tidak ada salahnya juga mengandeng beberapa jasa copy writer untuk mengurangi kesalahan konten yang ada. Bahka banyak juga dari beberapa brand skincare lokal yang membuat konten di youtube. Langkah ini bisa Anda lakukan karena penyajian video jauh lebih disenangi oleh kalangan muda.

  1. Optimalisasi SEO

Berikutnya, tim marketing juga wajib paham tentang SEO. Standar ini menjadi krusial, sebab digital marketing tidak lepas dari website dan sosial media. Bagi perusahaan yang mengandalkan reputasi dengan website, sudah menjadi jawaban pasti untuk tahu memaksimalkan search engine optimazation (SEO). Sekali lagi, Anda dapat mengandeng beberapa tenaga berpengalaman lain sebagai upaya mempermudah taktik pemasaran. Tidak ada salahnya juga untuk tahu penempatan kata kunci, sebab mesin pencarian akan sangat dipermudah ketika terdapat keyword yang Anda pasang dalam website tersebut. Setelah itu, Anda bisa mengetahui tingkat akurasinya dengan analisis data analitik.

  1. Affiliate marketing

Jenis pemasaran digital lainnya adalah affiliate marketing. Konsep dari strategi ini cukup mudah, namun penerapannya tidak semudah yang dibayangkan. Pasalnya, Anda perlu melakukan relasi dengan bisnis unggulan lain. Setelah itu, proses berjalan ketika Anda berhasil meletakan link afisiliasi di website pebisnis. Langkahnya terbilang mengandalkan trik, sehingga Anda wajib menentukan perkiraan pengunjung. Masalah lainnya adalah menentukan rekan bisnis yang benar-benar terpercaya. Tetapi metode ini tidak akan merugikan bagi Anda yang berhasil memaksimalkannya.

  1. Sosial media marketing

Dari sekian banyak jenis marketing yang ada di era modern. Sosial media termasuk aspek yang paling sering digunakan. Penggunaan ini dilakukan karena pebisnis hanya perlu fokus pada konten yang terpasang. Setelah itu, memaksimalkan peluang dengan pilihan produk yang beragam. Bagi perusahaan yang sudah mapan, sosial media mempunyai tim manajemen yang siap mengatur setiap konten yang akan dikeluarkan. Mau tidak mau, Anda diharuskan untuk update dan kreatif agar tidak ketinggalan dengan penawaran produk lain. Kelebihannya sosial media tidak membutuhkan anggaran pemasaran yang besar. Selain itu, konsepnya kian akurat karena pebisnis hanya perlu memaksimalkan mangsa pasar yang sudah luas.

  1. Iklan radio

Mungkin banyak yang beranggapan, bahwa radio adalah media kuno yang digunakan untuk iklan. Tetapi riset menunjukan, bahwa penggunaan radio untuk bisnis bukan satu hal yang salah. Radio mampu menjangkau berbagai kalangan. Bahkan taktik ini lebih efektif, sebab pendengar yang berasal dari berbagai kalangan. Di Korea Selatan, radio menjadi salah satu pilhan yang banyak dituju untuk melakukan promosi. Kelebihannya kian berkembang, sebab radio telah dilengkap dengan beberapa pilihan streaming. Artinya, negara lain mempunyai kesempatan untuk mendengar promo yang Anda lakukan. Jika dilihat lebih dalam, radio di Korea Selatan dibuat sedemikian rupa sehingga memenuhi standar pemasaran. Setiap harinya, Anda bisa mendengarkan kabar pengeluaran album hingga kabar terbaru mengenai Kpop. Diakui atau tidak, album menjadi produk yang bintang korea tawarkan kepada penggemarnya. Tidak aneh, jika radio dibeberapa negara masih memiliki peminat dalam jumlah tinggi. Hal serupa juga masih bisa dirasakan di kota-kota besar di Indonesia. Misalnya saja, Jakarta dan Yogyakarta.

  1. Iklan televisi

Pilihan yang paling efektif dan banyak digunakan oleh perusahaan raksasa adalah iklan melalui media televisi. Digital marketing yang satu ini masih laku keras, bahkan menjadi bisnis dengan peluang keuntungan tiga kali lipat lebih tinggi. Hebatnya lagi, iklan TV dilakukan perulang-ulang hingga membuat konsumen tanpa sadar menginginkannya. Meskipun terbilang efektif, iklan TV tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Anda bisa melakukan kalkulasi tersendiri berapa banyak uang yang dibutuhkan dalam 1 menit penayangan. Setelah itu, Anda tinggal mengalikannya berada hari penayangan. Bukankah semua biaya ini lebih fantastis dari yang dibayangkan? Jadi, Anda dan tim pemasaran mesti memilih jenis pemasaran yang benar-benar dibutuhkan.

  1. PPC

Tidak kalah menarik dari iklan TV, Pay Per Click (PPC) adalah jenis marketing yang digemari karena peluang penarikan pengunjung yang tinggi. Penentuan berapa besar bayaran yang akan dilakukan untuk setiap klik bisa Anda tentukan sendiri. Tetapi tetap tidak bisa dibohongi, bahwa jenis pemasaran ini memperlukan biaya tinggi. Perusahaan dapat mengambil jenis tersebut, ketika Anda merasa mampu membayar semua perhitungan yang dilakukan. Pada dasarnya, pebisnis akan memahami dengan benar standar bisnis yang benar-benar dibutuhkan oleh bisnis tersebut. Kenyataan seperti ini cukup memusingkan, tetapi tidak menjadi masalah karena keuntungan yang Anda peroleh bisa melebihi biaya yang dikeluarkan. Namun, bagi pebisnis pemula ada baiknya untuk memilih jenis lain yang lebih memungkinkan. Setidaknya, jangan sampai terobsesi dengan iklan tinggi. Tanpa memahami konsumen potensial yang ditargetkan.

Kelebihan Digital Marketing untuk Bisnis

Bisnis menjadi ranah yang penuh dengan tantangan. Setiap orang yang memutuskan untuk membuat bisnis, diharuskan mempunyai sikap pantang menyerah sekaligus inovatif. Anda mesti paham pasar, peluang, serta konsumen. Ketiganya menjadi penting karena dari sinilah, pebisnis akan memulai menawarkan produk kepada mangsa pasar yang telah ditentukan. Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Anda perlu memiliki standar digital marketing yang jelas. Pebisnis wajib menentukan jenis pemasaran yang akan digunakan. Setelah itu, memaksimalkan peluang dengan pemanfaatan konten menarik. Apabila semua aspek tersebut didapatkan, Anda akan dengan mudah merasakan kelebihan dari pemasaran marketing. Berikut penjelasan singkatnya:

  1. Menghemat anggaran

Jika dibandingkan dengan proses pemasaran biasanya, digital marketing lebih unggul karena berhasil menghemat anggaran bisnis. Anda bisa fokus pada promosikan karena penentuan pemasaran tidak memperlukan budget banyak.

  1. Meningkatkan penjualan

Digital marketing mempermudah pebisnis dalam menentukan tujuan perusahaan. Secara otomatis, angka penjualan lebih mudah naik karena penentuan produk dan harga telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

  1. Menjangkau lebih banyak konsumen

Kelebihan lain dari digital marketing adalah kemudahan dalam menjangkau konsumen. Terutama bagi perusahaan yang ingin menarik perhatian dari konsumen mobile. Anda hanya perlu memaksimalkan peluang dengan memenuhinya dengan konten informatif.

Related Posts